Selamat Datang di SMK MANUNGGAL Online - Info Berita
Monday, 2016-12-05, 7:22 AM
Welcome Guest | RSS
Main | Info Berita | Registration | Login
Site menu
Login form
News calendar
«  December 2016  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Search
Site friends
Statistics
SMK MANUNGGAL CIBINONG

Standar
Kelulusan UN 2009 Menjadi 5,5

 

Sosialisasi ujian Nasional (UN) 2009 di Jakarta terus dilakukan Dinas
Pendidikan (dispen) DKI Jakarta. Langkah ini untuk mengantisipasi ketidaksiapan
sekolah menjelang UN yang tinggal 2,5 bulan lagi. Persiapan dini juga harus
dilakukan sekolah karena ada peningkatan standar kelulusan UN 2009. Tahun lalu
Standar kelulusan UN minimal 5,25, sekarang menjadi minimal 5,50 untuk enam
mata pelajaran.

Menghadapi
beratnya UN tahun ini dibanding tahun lalu, sekolah diimbau terus mempersiapkan
siswanya dalam ujian nanti. Jika pada UN tahun lalu standar angka kelulusan
minimal 5,25 maka kini naik menjadi 5,5. Nilai minimum tersebut berlaku untuk
sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK. Sedangkan untuk standar nilai kelulusan di
tingkat SD, saat ini belum ditentukan, masih dibahas di Departemen Pendidikan.

Mengenai
sosialisasi, Dispen DKI telah melakukannya sejak Desember 2008. Untuk tingkat
SMA/SMK sosialisasi dilakukan dalam tiga pertemuan. Pertama, sosialisasi SMA se
Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan, dilakukan di Sekolah Tinggi
Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti, Rawasari, Jakarata Timur pada Senin (9/2)
silam. Kemudian untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakpus sosialisasi dilakukan di
aula Fakultas Hukum Universitas Trisakti. “Untuk SMK juga dilakukan di gedung
STMA Trisakti karena jumlah pesertanya cukup besar, ada 600 an peserta.,” papar
Taufik Yudi Mulyanto Kepala Dispen DKI Jakarta kepada beritajakarta.com,
Minggu (15/2).

Selanjutnya
untuk tingkat SMP, sosialisasi pertama kali dilakukan di gedung Institut Sains
dan Teknologi Alkamal Jakarta Barat. Menyusul kemudian dilakukan di gedung
Labschool, Jakarta Timur pada Kamis (12/2). Untuk sekolah tingkat dasar
rencananya sosialisasi dilakukan mulai Senin (16/2) esok. “Sosialisasi ini
untuk menyampaikan pada para kepala sekolah bahwa sebagai pimpinan di sekolah
harus menyiapkan siswanya dalam menghadapi UN yang akan dilakukan pada 20 April
mendatang,” paparnya.

Menurutnya,
sosialisasi ini untuk persiapan internal dalam memahami peraturan yang akan
dihadapi dalam UN. Karena, dalam UN kali ini akan ada perubahan dan
perkembangan. Terutama dari sisi standar kelulusan yang pasti angkanya akan
meningkat. Dalam UN nanti juga akan ada keterlibatan perguruan tinggi. Tahun
lalu perguruan tinggi hanya sebagai tim pemantau independen namun sekarang ikut
sebagai panitia pelaksana UN. “Kami juga ingin mengingatkan para kepala sekolah
agar dapat mempersiapkan siswanya dengan baik seperti perlunya dilakukan try
out yang dilakukan secara bertahap. Try out ini juga hendakya dianalisis
sehingga menjadi satu kajian dan evaluasi untuk menghadapi ujian yang akan
dilakukan,” jelasnya.

Peserta UN
Belum Diketahui

 
Mengenai
peserta ujian kali ini, Taufik belum bisa memaparkan peserta UN untuk siswa SMP
dan SMA karena masih dalam pendataan. Sedangkan untuk siswa SD mencapai 145.186
siswa. Mereka terdiri 131.846 siswa SD, 13.183 MI, dan 157 SDLB. "Peserta
UN untuk SD sudah diketahu tapi untuk SMP dan SMA masih dalam pendataan,"
tegasnya.

Sebelumnya,
berdasarkan keputusan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), materi ujian
ditambah tiga mata pelajaran, sehingga materi ujian menjadi enam mata
pelajaran. Untuk siswa SMA jurusan IPA mengerjakan ujian Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Siswa SMA jurusan IPS
mengerjakan ujian Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi,
Sosiologi, dan Geografi. Siswa SMA Jurusan Bahasa mengerjakan ujian Bahasa
Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Asing, Sastra Indonesia, dan
sejarah budaya/antropologi. Sedangkan Siswa SMA Jurusan Keagamaan akan
mendapatkan ujian tambahan yaitu Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, dan Tasawuf.

Materi
ujian untuk siswa SMP pun mengalami penambahan mata pelajaran. Selain Bahasa
Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, UN untuk siswa SMP ditambah dengan
mata pelajaran IPA. Untuk siswa SD, UASBN yang digelar pertama kali pada tahun
ini akan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Dari
masing-masing mata pelajaran yang diujikan tersebut nilai rata-rata minimal
4,25, dan boleh terdapat nilai 4,00 asalkan akumulasi perolehan nilai rata-rata
dari enam pelajaran yang diujikan minimal mencapai 5,50. Kendati demikian,
nilai 4,00 tersebut hanya diperbolehkan maksimal pada dua mata pelajaran saja.
Sedangkan untuk siswa SD standar kelulusanya, ditentukan sekolah masing-masing.

Jadwal UN
SMA/MA/sederajat akan dilaksanakan mulai 20 April-1 Mei 2009. Kemudian untuk
jadwal UN SMP/MTs/SMPLB akan dilaksanakan mulai tanggal 27 April-7 Mei 2009.
Sedangkan jadwal UN SMALB akan dimulai pada 20-29 April 2009. Jadwal UN SMK
akan dilakukan mulai 20-29 April 2009 dan jadwal UASBN akan dimulai pada 11-22
Mei 2009. Kemudian untuk pengumuman hasil UN dan UASBN dilakukan serentak oleh
sekolah/madrasah penyelenggara. Waktu pengumuman hasil UN SMA/MA/SMK/SMALB
selambat-lambatnya minggu kedua Juni 2009 dan waktu pengumuman hasil UN
SMP/MTs/SMPLB akan diumumkan selambat-lambatnya minggu ketiga Juni
2009.(beritajakarta)
[font= "Times New Roman","serif";][/font]

 

Tanggal 15 Feb 2009 


Copyright SuSE IT © 2016